Search
Close this search box.

We are creating some awesome events for you. Kindly bear with us.

Eksklusif! Mengakselerasi Transformasi Digital Melalui Solusi Teknologi Inovatif, Aman dan Mudah Diakses

Dalam beberapa tahun terakhir, Filipina telah menyaksikan pertumbuhan yang luar biasa dalam upaya memulai transformasi digital di berbagai sektor. Hal ini berhasil mengubah cara operasi bisnis untuk meningkatkan user experience guna meningkatkan kompetisi di market.

Peningkatan user experience adalah kunci dalam layanan publik. Organisasi harus berkomitmen dalam peningkatan pelayanan public melalui adopsi teknologi yang mudah diakses dan user friendly. Ini adalah langkah krusial untuk menyediakan layanan yang lebih efisien dan nyaman bagi masyarakat. Dengan beralih ke infrastruktur berbasis cloud, organisasi layanan publik memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan aplikasi dan platform dengan sumber daya yang dapat ditingkatkan dan andal. Hal ini memungkinkan mereka untuk memberikan layanan yang responsif dan mulus, memenuhi kebutuhan masyarakat dengan lebih baik.

Interface yang user-friendly adalah kunci utama dalam meningkatkan produktivitas dan menciptakan pengalaman yang lebih mulus untuk dapat mengakses layanan penting. Hal ini didasarkan dari aplikasi perangkat lunak yang lebih mudah dimengerti, sehingga user tidak memakan waktu lama untuk memahaminya.

Lebih dari itu, interface yang user-friendly juga menciptakan budaya inovasi dan ketangkasan di dalam organisasi. Dengan user yang merasa nyaman dan percaya diri dalam menggunakan teknologi, tim di dalam organisasi didorong untuk berpikir kreatif dan mencari cara-cara baru untuk meningkatkan layanan dan proses kerja. Ini membuka pintu bagi solusi yang lebih baik dan lebih efisien untuk mengatasi tantangan yang terus berkembang dalam dunia bisnis digital.

Tentunya, dalam upaya untuk menciptakan sistem seperti ini, diperlukan pertimbangan terhadap elemen-elemen kunci seperti data perusahaan, privasi, rantai pasokan, dan komputasi cloud. Semua faktor ini membawa risiko keamanan yang kompleks yang menuntut pendekatan yang proaktif untuk mencegah terjadinya ancaman siber.

Modernisasi data berbasis cloud adalah langkah yang tepat untuk mengamankan privasi data organisasi. Dengan menerapkan strategi sumber daya yang responsif dan berkolaborasi dengan penyedia layanan cloud, organisasi dapat dengan percaya diri memastikan bahwa sebagian besar beban kerja mereka akan berjalan fleksibel dan sangat aman.

Lebih jauh, solusi AI juga membawa dampak besar dalam perubahan operasi, terutama dalam pengambilan keputusan langsung. Dengan berinvestasi dalam AI untuk pengambilan keputusan, organisasi dapat mempersiapkan diri untuk membuat keputusan dengan cepat dan tepat dalam skala besar, yang juga akan berdampak pada peningkatan kualitas layanan secara keseluruhan.

Solusi AI juga membawa dampak besar dalam perubahan operasi, terutama dalam pengambilan keputusan langsung. Dengan menginvestasikan teknologi AI untuk pengambilan keputusan, organisasi dapat mempersiapkan diri untuk membuat keputusan dengan cepat dan tepat dalam skala besar, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas layanan secara keseluruhan.

Di sisi lain, organisasi yang berusaha memberikan pengalaman yang mulus dan holistik memberikan prioritas tinggi pada customer experience, employee experience, machine experience, and user experience. Dengan menciptakan lingkungan yang terpadu dan berfokus pada user melalui integrasi disiplin yang sebelumnya terpisah, pemetaan ulang perjalanan user, mereka dapat merangkul pendekatan solusi yang komprehensif dan mendalam.

OpenGov Breakfast Insight yang diselenggarakan pada tanggal 14 September 2023 di Shangri-La The Fort Manila membahas terkait teknologi canggih dan manfaatnya dalam upaya transformasi digital guna meningkatkan sumber daya dan berkolaborasi lebih baik dengan mengedepankan kepuasan dalam pelayanan.

Salam Pembuka

Mohit Sagar∶  Cloud memungkinkan lembaga pemerintah dapat mengembangkan platform untuk kelancaran pelayanan publik

Mohit Sagar, CEO dan Kepala Redaktur OpenGov Asia, mengakui bahwa transformasi digital telah melampaui status sebagai tren semata. Ini telah berkembang menjadi keharusan yang tak terhindarkan bagi bisnis yang berupaya untuk berkembang dalam lanskap teknologi yang cepat bergerak saat ini.

Perusahaan dengan cepat mengadopsi transformasi digital – suatu usaha komprehensif yang melibatkan penggabungan teknologi digital ke dalam setiap aspek fungsinya untuk memastikan daya saing dan relevansi.

Munculnya pandemi menekankan urgensi terhadap transformasi digital. Alat-alat kolaborasi digital, telemedis, belanja online, dan bekerja jarak jauh beralih dari sekadar kemudahan menjadi hal penting yang harus dipertahankan.

Mohit menekankan bahwa transformasi digital telah berubah dari yang awalnya adalah sebuah pilihan, kini menjadi sebuah keharusan. Tentunya, hal ini mencakup ke dalam penyempurnaan prosedur dan kecakapan dalam pembuatan website.

Sebuah organisasi secara efektif harus merangkul dan memanfaatkan teknologi baru, diperlukan bukan hanya sekadar beberapa anggota staf yang mahir dalam teknologi, tetapi juga termasuk di dalamya pemerataan transformasi digital, mulai dari eksekutif tingkat atas hingga staf tingkat awal, hingga klien.

Untuk mencapai transformasi digital yang berhasil yaitu dengan memastikan aksesibilitas di seluruh tingkatan struktur dan operasi organisasi dapat disalurkan dengan baik. Dalam konteks ini, aksesibilitas mencakup demokratisasi pengetahuan dan alat teknologi, menjadikannya tersedia dan dapat dimengerti oleh beragam individu dalam organisasi. Hal ini tidak hanya melibatkan personal yang mahir dalam teknologi tetapi juga mengisi kesenjangan pengetahuan bagi mereka yang mungkin kurang familiar dengan sistem digital yang rumit.

Dia menekankan pentingnya organisasi mengalokasikan sumber daya keuangan untuk pelatihan komprehensif dan inisiatif pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja mereka, faktor kunci untuk mewujudkan upaya transformasi digital. Karyawan harus mengembangkan tingkat literasi digital yang memungkinkan mereka untuk dengan mahir menavigasi dan memanfaatkan alat dan sistem baru.

Interface yang user-friendly adalah keharusan untuk solusi teknologi karena mereka mengurangi kurva pembelajaran baik bagi klien maupun staf,” jelas Mohit. “Penggunaan desain yang intuitif dapat meningkatkan kepuasan pelanggan itu sendiri.”

“Kemudahan penggunaan dan inklusivitas termasuk dalam cakupan aksesibilitas juga diperlukan. Penting bagi organisasi untuk mempertimbangkan kebutuhan individu dengan disabilitas dan memastikan bahwa solusi digital sesuai dengan standar aksesibilitas, sehingga memungkinkan penggunaan universal,” klarifikasi Mohit.

Pertimbangan biaya secara kompleks terkait dengan gagasan aksesibilitas. Mengakui bahwa tidak semua perusahaan dapat dengan mudah berinvestasi dalam teknologi mutakhir, pelestarian skalabilitas dan efektivitas biaya tetap penting dalam memupuk adopsi yang luas.

Selain itu, pondasi dari transformasi digital yang berhasil terletak pada inovasi. Oleh karena itu, organisasi harus terus-menerus mencari solusi yang berpionir, dengan menggunakan berbagai teknik, untuk secara efektif menjelajahi medan digital yang cepat berubah saat ini.

Mohit berpandangan bahwa menanamkan budaya pembelajaran yang berkelanjutan dalam perusahaan adalah hal yang sangat penting. Mempertahankan fleksibilitas dan daya saing bergantung pada bagaimana sebuah perusahaan dapat menciptakan lingkungan yang memotivasi karyawan untuk terus memperbarui pengetahuan mereka tentang teknologi dan dinamika pasar yang muncul.

Selain itu, merangkul eksperimen seringkali menjadi prasyarat untuk mendorong inovasi. Membentuk ruang aman di mana anggota tim dapat menjelajahi dan bereksperimen dengan teknologi dan strategi baru juga merupakan hal yang sangat penting. Dengan menciptakan tempat yang aman ini, kekhawatiran dengan potensi gagal dapat dihilangkan, sehingga dapat menciptakan inisiatif dan inovatif.

Akses ke konsep-konsep baru dan teknologi mutakhir juga akan tercipta secara utuh melalui kolaborasi dengan startup, inkubator teknologi, dan organisasi lainnya. Melalui kolaborasi-kolaborasi ini, dapat mempercepat proses inovasi dan menghasilkan data yang bermanfaat, keyakinan Mohit.

Demikian pula, implementasi strategi keamanan siber yang saat ini menjadi dasar kebutuhan yang signifikan. Strategi ini umumnya mencakup hal-hal permasalahan yang berhubungan dengan firewall, enkripsi, peningkatan sistem secara berkala, dan pelatihan karyawan yang komprehensif, semua dirancang untuk secara efektif mengurangi risiko dan melindungi integritas organisasi.

Pelanggaran keamanan adalah kemungkinan yang tak terhindarkan. Oleh karena itu, penting bagi bisnis untuk menetapkan dan secara rutin memperbarui rencana respons insiden. Langkah-langkah ini sangat penting dalam mengurangi dampak pelanggaran keamanan dan memfasilitasi reaksi yang cepat dan efektif ketika pelanggaran terjadi.

Mohit menegaskan bahwa kunci dari keamanan adalah membenntuk dan mempraktikan pengawasan ketat terhadap peraturan privasi data. Di era dengan kasus pelanggaran data yang meluas, memprioritaskan kerahasiaan data pelanggan tidak hanya dapat membangun kepercayaan tetapi juga meningkatkan keyakinan.

Untuk mencapai hal ini, implementasi kontrol akses, enkripsi data komprehensif, dan protokol keamanan, muncul sebagai keharusan. Langkah-langkah ini akan memperkuat kerangka perlindungan, memastikan ketahanan sistem berbasis cloud terhadap potensi kerentanan dan akses yang tidak sah.

“Proses transformasi digital bergantung pada tiga pilar utama: aksesibilitas, inovasi, dan keamanan,” Simpul Mohit. “Dalam lanskap digital yang cepat berubah saat ini, organisasi yang memberi prioritas pada faktor-faktor ini dalam upaya mereka untuk mengubah digital lebih baik dilengkapi untuk dengan cekatan menghadapi tantangan dan peluang yang ditawarkan oleh ekosistem digital yang dinamis.”

Welcome Address

Raymond Remoquillo∶  Interface yang ramah adalah penting untuk kepuasan user experience

“Banyak organisasi akan mengatakan bahwa mereka berorientasi pada pelanggan. Tetapi, kami menjalaninya dalam setiap produk yang kami buat,” ucap Raymond Remoquillo, Head, Enterprise and REL Business , Lenovo Philippines dalam sambutannya. Dalam hal ini, Raymond menekankan pentingnya sebuah organisasi untuk mengedepankan user experience melalui interface yang baik.

Dengan mengedepankan pentingnya user experience melalui interface yang baik, sebuah organisasi dapat lebih memahami bahwa user experience merupakan salah satu faktor utama dalam membangun hubungan yang positif dengan pelanggan dan user produk atau layanan. Sebuah interface yang baik tidak hanya memberikan kemudahan user, tetapi juga menciptakan kesan positif, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan memungkinkan organisasi untuk memenuhi harapan user dengan lebih baik.

Di tengah kompetisi bisnis yang semakin ketat di era saat ini, organisasi yang mampu memberikan user experience yang unggul akan memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan. Oleh karena itu, mengutamakan user experience melalui interface yang baik menjadi langkah strategis yang sangat penting bagi kesuksesan jangka panjang sebuah organisasi.

Raymond memaparkan bahwa Lenovo, sebuah perusahaan yang berfokus untuk meningkatkan pengalaman software pada PC mereka, menyesuaikan dengan keinginan user yang variatif. Lenovo melakukannya melalui penelitian data serta berinteraksi dengan pelanggan untuk mendapatkan feedback. Data tersebut kemudian diracik dan dijadikan sebuah wawasan untuk perancangan dan pengembangan produk yang lebih baik. Ini adalah bagian integral dari pendekatan Lenovo untuk memastikan bahwa produk mereka benar-benar memenuhi kebutuhan dan harapan user, sehingga menciptakan pengalaman yang luar biasa dalam setiap interaksi dengan perangkat Lenovo.

Lenovo menggunakan beragam metode untuk menciptakan pengalaman software yang efisien, termasuk penelitian etnografis, uji coba konsep, pemantauan daring, dan survei pelanggan.

Namun, tidak ada yang benar-benar menggantikan feedback langsung dan tatap muka dengan user untuk memahami dengan mendalam kesan mereka terhadap produk atau layanan.

“Melihat orang menggunakan produk kami untuk pertama kalinya bisa sangat membuka mata bagi tim kami. Terkadang, uji coba produk semacam ini bahkan dapat memunculkan solusi kreatif bagi masalah potensial yang bahkan user sendiri tidak tahu bahwa mereka mengalaminya,” ungkap Raymond secara antusias.

Terus diberlakukan upaya perbaikan dalam pengalaman software. Dimulai dari konsepsi awal produk hingga tahap pengembangan dan feedback dari pelanggan setelah pembelian, tim kami beroperasi bersama-sama dengan manajer produk, desainer, dan insinyur produk untuk memastikan bahwa setiap aspek, dari fitur hingga komponen, benar-benar meningkatkan user experience dengan perangkat lunak.

Dalam fase ideasi produk yang paling awal, fokus Lenovo terletak pada pemahaman yang mendalam mengenai kebutuhan dan preferensi user. Untuk mencapainya, Lenovo menerapkan beragam metode penelitian, termasuk wawancara user, analisis perilaku, dan pemantauan tren industri. Dengan memiliki pemahaman yang mendalam tentang apa yang diinginkan oleh user, produk kami memulai perjalanannya dengan fondasi yang kokoh.

Saat pengembangan produk berlangsung, kolaborasi yang erat antara tim, manajer produk, desainer, dan insinyur adalah kunci. Lenovo bekerja bersama untuk memastikan bahwa setiap aspek produk, mulai dari interface user hingga kinerja perangkat lunak, mencerminkan visi user experience yang unggul. Reguler, Lenovo menguji produk untuk mengidentifikasi masalah atau perbaikan yang diperlukan.

Setelah produk tersedia untuk pelanggan, Lenovo terus mengumpulkan feedback dari user.  “Komitmen kami adalah untuk terus memberikan pengalaman software yang terus ditingkatkan kepada user kami untuk tetap bertahan dalam berkompetisi dalam industri dan meningkatkan kepuasan user itu sendiri,” tutup Raymond.

In Conversation With

Arlene Romasanta ∶  Kesejahteraan karyawan dapat ditingkatkan dengan aksesibilitas teknologi

Arlene Romasanta, Direktur IT Service Knowledge and Information Systems (KISS) di Departemen Lingkungan dan Sumber Daya Alam (DENR), menyoroti bahwa upaya transformasi digital belakangan ini telah secara signifikan meningkatkan user experience di berbagai sektor di Filipina, mengubah cara bisnis dan organisasi berinteraksi dengan pelanggan, menyediakan layanan, dan menjalankan operasinya.

Dalam industri perbankan dan keuangan, transformasi digital telah membawa berbagai inovasi, terutama dengan adopsi luas aplikasi perbankan seluler yang memungkinkan user untuk dengan mudah melakukan transaksi, memeriksa saldo, dan bahkan mengajukan pinjaman melalui smartphone mereka.

Dompet digital telah menyederhanakan transaksi keuangan, memungkinkan pembayaran online yang mengurangi kebutuhan untuk kunjungan langsung ke bank atau pusat pembayaran, sehingga meningkatkan kenyamanan. Selain itu, upaya ini telah memainkan peran penting dalam meningkatkan inklusi keuangan dengan mencapai daerah-daerah yang kurang dilayani, sehingga memperluas akses ke layanan perbankan dan produk keuangan untuk demografi yang lebih luas.

Transformasi digital telah membawa perbaikan signifikan dalam userexperience dalam sektor kesehatan, dengan munculnya layanan telemedis sebagai contoh yang mencolok. Layanan ini memungkinkan pasien untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan secara jarak jauh, demikian yang diobservasi oleh Arlene.

Lembaga pendidikan telah merangkul platform pembelajaran online, memberikan siswa kemudahan dalam mengakses kuliah, materi, dan tugas dari tempat tinggal mereka. Transisi ini tidak hanya memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam pembelajaran, tetapi juga mendemokratisasi pendidikan dengan mencapai individu di seluruh negara.

Selain itu, integrasi perpustakaan digital telah memperluas ketersediaan bahan penelitian dan sumber daya akademis, membuktikan keuntungannya bagi siswa dan peneliti, terutama di daerah-daerah terpencil di Filipina.

Badan pemerintah telah merangkul transformasi digital melalui pengenalan portal online untuk berbagai layanan, termasuk tugas seperti pembayaran pajak dan perpanjangan lisensi. Pergeseran ini memungkinkan warga untuk dengan mudah melakukan transaksi ini secara online, secara efektif menyederhanakan prosedur administratif dan mengurangi kebutuhan untuk kunjungan langsung.

Alex Tay ∶  Pendekatan keamanan proaktif adalah hal penting untuk berkelanjutan

Alex Tay, Solution Director Central Asia Pacific di Lenovo, mencatat bahwa pasar digital dan platform e-commerce telah merevolusi aksesibilitas online ke berbagai produk, seringkali dilengkapi dengan pilihan pembayaran dan pengiriman yang user-friendly.

Secara paralel, transformasi digital telah meningkatkan sifat berpusat pada user dalam transportasi dan logistik. Terutama, aplikasi berbagi perjalanan telah meningkatkan kenyamanan dan keamanan dalam perjalanan di kota-kota seperti Manila, memberdayakan user untuk dengan mudah memesan perjalanan, memantau kemajuan pengemudi, dan melakukan pembayaran digital yang aman.

Dia juga menyoroti prevalensi layanan streaming untuk film, acara TV, dan musik, yang telah mendapatkan popularitas luas. Platform ini memberdayakan user dengan kemampuan untuk menikmati konten sesuai dengan keinginan mereka sendiri, mendorong pengalaman hiburan yang personal dan mudah diakses.

Praktik pertanian presisi, difasilitasi oleh teknologi digital seperti sensor dan perangkat IoT, telah memungkinkan petani untuk mengoptimalkan pengelolaan tanaman. Hal ini telah menghasilkan peningkatan hasil dan profitabilitas, meningkatkan pengalaman keseluruhan bagi mereka yang terlibat dalam pertanian.

Tay menjelaskan bahwa inti dari imperatif ini adalah penyediaan perangkat canggih yang memberdayakan karyawan dengan kemampuan kerja jarak jauh yang lancar. Penekanan pada aksesibilitas ini menjadi sangat penting karena beberapa alasan yang kuat.

“Aksesibilitas memastikan akses universal ke teknologi, terlepas dari kemampuan fisik atau lokasi geografis,” katanya. “Inklusivitas ada di inti pendekatan ini, mempromosikan tempat kerja yang beragam dan adil di mana setiap anggota tim dapat berkontribusi sebaik mungkin.”

Revolusi kerja jarak jauh memperkuat pentingnya teknologi yang dapat diakses. Saat angkatan kerja global mengalami transisi penting menuju kerja jarak jauh, aksesibilitas teknologi memberdayakan karyawan untuk menjaga efisiensi dari rumah atau pengaturan jarak jauh lainnya.

Perangkat dan solusi teknologi yang dirancang untuk aksesibilitas mencakup interface dan fitur yang user-friendly dapat mengurangi kurva pembelajaran dan meningkatkan produktivitas awal karyawan. Keberadaan sistem yang kompleks atau tidak intuitif secara langsung berdampak pada ketidakefisiensian

Arlene percaya bahwa aksesibilitas teknologi adalah aspek kunci dalam kesiapsiagaan bencana. Kemampuan untuk dengan lancar beralih ke kerja jarak jauh dalam situasi krisis, seperti bencana alam atau darurat kesehatan masyarakat, dapat menentukan apakah operasi bisnis berlanjut tanpa gangguan atau mengalami gangguan.

Selain itu, teknologi yang dapat diakses berkontribusi positif terhadap kesejahteraan karyawan, pertimbangan yang semakin penting bagi organisasi. Ini tidak hanya mendukung karyawan dalam pekerjaan mereka, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan fisik dan mental mereka, berkontribusi pada budaya kerja yang positif.

Tay menegaskan pentingnya interface yang user-friendly sebagai dasar teknologi kontemporer, yang penting untuk meningkatkan efisiensi, mendorong inovasi, dan memungkinkan interaksi yang lancar bagi user yang berinteraksi dengan layanan penting. Peran kunci mereka dalam lingkungan digital saat ini tidak bisa diremehkan, karena mereka membentuk dasar untuk menciptakan user-experience yang positif dan efisien.

“Inti dari pentingnya UX yang baik adalah kemampuan interface yang user-friendly untuk menyederhanakan proses dan tugas yang kompleks, sehingga meningkatkan efisiensi. Ketika user disajikan dengan interface yang intuitif dan mudah dinavigasi, mereka dapat dengan cepat dan efektif menyelesaikan tujuan mereka. Ini mengurangi waktu dan upaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas, yang berarti mendapatkan keuntungan yang nyata dalam produktivitas.”

Arlene setuju bahwa interface yang user-friendly memainkan peran penting dalam membuat layanan penting dapat diakses oleh audiens yang lebih luas. Dengan menghilangkan kompleksitas yang tidak perlu dan menggabungkan elemen desain yang mengakomodasi berbagai kebutuhan user, termasuk mereka yang memiliki disabilitas, interface ini memastikan bahwa layanan penting bersifat inklusif dan tersedia untuk semua orang. Inklusivitas ini sejalan dengan prinsip aksesibilitas digital dan berfungsi sebagai landasan bagi organisasi yang berkomitmen untuk melayani beragam basis user.

Di tengah tantangan keamanan yang terus berubah dan kompleks, organisasi harus mengadopsi pendekatan yang komprehensif dan proaktif untuk melindungi aset dan operasi mereka. Mengadopsi pendekatan keamanan berlapis yang mengintegrasikan berbagai langkah keamanan pada berbagai tingkat memastikan bahwa bahkan jika satu lapisan keamanan ditembus, yang lain dapat memberikan perlindungan penting.

Sangat penting untuk menetapkan program pelatihan berkelanjutan yang bertujuan untuk mendidik karyawan tentang praktik keamanan siber terbaik, membudayakan budaya kesadaran keamanan yang tinggi. Pendekatan ini memastikan bahwa karyawan tetap waspada dan memahami peran kunci mereka dalam mencegah pelanggaran keamanan.

Tay mendukung praktik memelihara perangkat lunak, sistem operasi, aplikasi yang selalu terbaru dengan pembaruan keamanan terbaru, serta menerapkan protokol manajemen identitas dan akses yang kuat.

Dia juga menekankan pentingnya merumuskan rencana tanggap insiden komprehensif yang menguraikan langkah-langkah yang perlu diambil dalam menghadapi ancaman keamanan. Rencana ini harus mencakup protokol komunikasi, mendefinisikan peran dan tanggung jawab, serta menguraikan strategi untuk mengurangi kerusakan dan mempercepat proses pemulihan.

Salam Penutup

Raymond Remoquillo mengapresiasi para partisipan yang turut aktif dalam sesi OpenGov Breakfast Insight kali ini. Pendiskusian yang cukup kompleks dari berbagai entitas dan institusi memperkaya wawasan dan pengetahuan baru terkait percepatan digital transformasi guna meningkatkan pelayanan user dan pelanggan.

Ia menggarisbawahi kembali bahwa kepuasan user saat berinteraksi dengan interface adalah aspek yang sangat penting dan tak terhindarkan. Hal ini menjadi fokus utama karena penggunaan yang nyaman dan intuitif dari interface user akan membawa dampak besar pada pengalaman keseluruhan user. Semakin baik interface ini dirancang dan semakin mudah diakses, semakin besar potensi untuk menciptakan pengalaman yang positif bagi para user. Oleh karena itu, menjadikan user experience yang memuaskan sebagai prioritas utama adalah suatu keharusan dalam upaya menghadirkan solusi teknologi yang berkualitas tinggi.

Selain itu, Mohit juga menambahkan pentingnya melibatkan user dalam proses pengembangan produk. Menurutnya, user adalah sumber informasi yang sangat berharga dalam merancang solusi teknologi yang efektif. Oleh karena itu, ia sering berkomunikasi langsung dengan user, mendengarkan feedback mereka, dan mengadakan sesi uji coba produk. Dengan cara ini, timnya dapat memahami kebutuhan dan preferensi user dengan lebih baik, sehingga mereka dapat merancang produk yang lebih sesuai dengan harapan dan kebutuhan user.

Mohit juga menekankan bahwa pengembangan teknologi tidak hanya tentang menciptakan produk yang canggih secara teknis, tetapi juga tentang menciptakan user experience yang memuaskan. Ia berpandangan bahwa teknologi yang kuat harus diimbangi dengan interface yang mudah digunakan agar dapat memberikan nilai maksimal bagi user. Dengan kata lain, keberhasilan sebuah produk tidak hanya diukur dari segi fitur dan performa, tetapi juga dari sejauh mana user merasa nyaman dan terbantu oleh penggunaannya.

Dalam pandangan Mohit, mengedepankan user experience adalah langkah penting dalam menjawab tantangan dan peluang di era transformasi digital saat ini. Ia yakin bahwa dengan perhatian yang difokuskan pada user, teknologi dapat menjadi alat yang lebih bermanfaat dan dapat meningkatkan kualitas hidup manusia secara keseluruhan.

PARTNER

Qlik’s vision is a data-literate world, where everyone can use data and analytics to improve decision-making and solve their most challenging problems. A private company, Qlik offers real-time data integration and analytics solutions, powered by Qlik Cloud, to close the gaps between data, insights and action. By transforming data into Active Intelligence, businesses can drive better decisions, improve revenue and profitability, and optimize customer relationships. Qlik serves more than 38,000 active customers in over 100 countries.

PARTNER

As a Titanium Black Partner of Dell Technologies, CTC Global Singapore boasts unparalleled access to resources.

Established in 1972, we bring 52 years of experience to the table, solidifying our position as a leading IT solutions provider in Singapore. With over 300 qualified IT professionals, we are dedicated to delivering integrated solutions that empower your organization in key areas such as Automation & AI, Cyber Security, App Modernization & Data Analytics, Enterprise Cloud Infrastructure, Workplace Modernization and Professional Services.

Renowned for our consulting expertise and delivering expert IT solutions, CTC Global Singapore has become the preferred IT outsourcing partner for businesses across Singapore.

PARTNER

Planview has one mission: to build the future of connected work. Our solutions enable organizations to connect the business from ideas to impact, empowering companies to accelerate the achievement of what matters most. Planview’s full spectrum of Portfolio Management and Work Management solutions creates an organizational focus on the strategic outcomes that matter and empowers teams to deliver their best work, no matter how they work. The comprehensive Planview platform and enterprise success model enables customers to deliver innovative, competitive products, services, and customer experiences. Headquartered in Austin, Texas, with locations around the world, Planview has more than 1,300 employees supporting 4,500 customers and 2.6 million users worldwide. For more information, visit www.planview.com.

SUPPORTING ORGANISATION

SIRIM is a premier industrial research and technology organisation in Malaysia, wholly-owned by the Minister​ of Finance Incorporated. With over forty years of experience and expertise, SIRIM is mandated as the machinery for research and technology development, and the national champion of quality. SIRIM has always played a major role in the development of the country’s private sector. By tapping into our expertise and knowledge base, we focus on developing new technologies and improvements in the manufacturing, technology and services sectors. We nurture Small Medium Enterprises (SME) growth with solutions for technology penetration and upgrading, making it an ideal technology partner for SMEs.

PARTNER

HashiCorp provides infrastructure automation software for multi-cloud environments, enabling enterprises to unlock a common cloud operating model to provision, secure, connect, and run any application on any infrastructure. HashiCorp tools allow organizations to deliver applications faster by helping enterprises transition from manual processes and ITIL practices to self-service automation and DevOps practices. 

PARTNER

IBM is a leading global hybrid cloud and AI, and business services provider. We help clients in more than 175 countries capitalize on insights from their data, streamline business processes, reduce costs and gain the competitive edge in their industries. Nearly 3,000 government and corporate entities in critical infrastructure areas such as financial services, telecommunications and healthcare rely on IBM’s hybrid cloud platform and Red Hat OpenShift to affect their digital transformations quickly, efficiently and securely. IBM’s breakthrough innovations in AI, quantum computing, industry-specific cloud solutions and business services deliver open and flexible options to our clients. All of this is backed by IBM’s legendary commitment to trust, transparency, responsibility, inclusivity and service.